Selain Ilegal dan Biang Keributan, Aktivis Minta Semua Kafe di Pantai Ule Ditutup
Cari Berita

Iklan 970x90px

Selain Ilegal dan Biang Keributan, Aktivis Minta Semua Kafe di Pantai Ule Ditutup

Sabtu, 01 Juli 2023

 

Aktivis meminta semua kafe yang ada di pantai Ule di tutup


Foto : Billy Pelopor NTB 

Kota Bima, Peloporntb.com - Sering Menjadi lokasi keributan, kafe yang ada di sepanjang pantai Ule kota Bima agar ditertibkan, Minggu (2/7/2023).


Aktivis Senior Nursi S.Sos mengatakan Berdasarkan hasil pantauan selama ini, Semua kafe yang berjejer di sepanjang pantai Ule tidak mengantungi ijin/ilegal dan menjadi biang keributan. 


Pemicunya, Terjadi keributan diketahui para pelakunya tengah dalam pengaruh minuman keras (miras).


“Kami minta kepada seluruh APH, pol PP agar menutup semua kafe yang ada di pantai Ule kota Bima" Jelas Pria yang disapa Bung Oka ini.


Di samping itu, warga kota Bima sudah gerah melihat kelakuan aktor mafia terselubung pengelola kafe ilegal biang Keributan.


Bang Oka menjelaskan, keluhan warga sudah lama. Laporan juga sudah berulang kali masuk. Tapi faktanya, tak juga diindahkan.


Beberapa laporan keresahan masyarakat di antaranya suara musik yang terlalu nyaring hingga larut malam. Sampai adanya indikasi menjajakan teman wanita di sana.


“Daripada ini menjadi bom waktu terjadinya keributan, perkelahian. Yang paling dikhawatirkan itu terulang kejadian beberapa minggu lalu. Maka memang harus dilakukan penindakan tegas,” bebernya. 


Lebih lanjut Bung Oka Mengatakan, "Jika permintaan ini tidak indahkan, maka gabungan Aktivis Nusantara bersama masyarakat kota Bima akan melakukan sweeping di semua kafe yang ada di pantai Ule" tutupnya. (Admin-01)